Headlines News :
Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini
Home » » Lampu Kendaraan sangat Penting Ketika Mudik

Lampu Kendaraan sangat Penting Ketika Mudik

GlestOtomotif - Ibarat kepala, lampu adalah mata. Ketika sorotnya kurang tajam, kendaraan dan pengendara pun “rabun”. Perjalanan jauh seperti mudik sangat bergantung pada lampu ketika memasuki cuaca hujan atau jalan di malam hari. Tak hanya sebagai pertanda untuk diri sendiri, tetapi juga orang lain.

Berikut tips ringan dari AutoXSpeed, bengkel mobil dan motor yang berada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, agar perjalanan mudik Anda tetap nyaman tanpa gangguan dari lampu (berlaku untuk mobil dan sepeda motor):

1. Sesuaikan jenis lampu dengan perjalanan mudik. Rekomendasinya adalah pakai lampu yang memiliki sinar berwarna kuning. Lampu jenis ini jangkauannya lebih panjang dengan sebaran sinar sedang. Untuk sementara, lampu dengan warna sinar putih atau kebiru-biruan ditinggalkan dulu, karena ketika cuaca buruk atau kabut, justru lampu dengan sinar warna kuning lebih tajam.

2. Mengganti lampu dengan jenis HID (High Intensity Discharge) tidak disarankan dalam perjalanan jauh. Memang, jika bicara penampilan, pancaran lampu HID yang biasanya nyala putih kebiruan membuat mobil/ sepeda motor lebih elegan. Namun, selain tak bisa menembus hujan, lampu jenis ini mengganggu pengendara dari lawan arah (kecuali sudah diatur ketinggian dan arah sorotnya).

3. Perhatikan kelistrikannya. Jika kurang terang, mungkin perlu cek kiprok (regulator) aliran listrik. Bila perlu, tambah satu kiprok lagi untuk membuat nyala lampu lebih terang.

4. Bersihkan batok lampu dalam, sekalian bagian luar juga. Biasanya debu atau efek dari panas lampu membuat bagian dalam kekuningan atau bahkan kehitaman. Ujung-ujungnya sorot lampu tidak fokus dan redup. Bersihkan dengan cairan pembersih, lalu poles.

5. Jangan menggunakan penutup lampu warna lain untuk lampu stop. Biasanya hal ini banyak dilakukan pemilik sepeda motor yang ingin memodifikasi warna kendaraannya. Nyala putih di belakang hanya akan menimbulkan potensi bahaya, untuk diri sendiri dan orang lain yang silau kena sorot cahayanya.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Glest Radio | News
Copyright © 2011. Glest Otomotif - All Rights Reserved
Template Modify by GlestRadio
Proudly powered by Blogger